Kamis, 15 Agustus 2013

Hari Raya Ied

  • Pelaksanaan Sholat Ied
Setiap tahunnya, umat Islam seluruh Dunia melaksanakan sholat hari raya, baik hari raya Iedul Fitri (1 Syawal tahun Hijriyah) maupun hari raya Iedul Adha (10 Zulhijjah tahun Hijriyah). Hal ini tentunya tak lepas dari para jama'ah yang turut serta untuk bersama-sama dalam melaksanakan sholat Ied berjamaah di Masjid maupun lapangan terbuka, asalkan tempatnya terbebas dari najis yang dapat menghalangi ibadah tersebut.
Sama halnya dengan sholat yang lain, sholat Ied ini memiliki tambahan dalam pelaksanaannya. Ini dilihat dari tatacara sholatnya yang mirip dengan sholat jum'at. Hanyasanya, jika sholat Jum'at merupakan kewajiban untuk kaum Muslimin (orang Islam Laki-laki), bagi kaum Muslimah (Perempuan) merupakan sunnah. Nah, jika sholat Ied ini dikerjakan sunnah bagi kaum Muslimin maupun Muslimah.
Disisi yang lain, jika sholat Jum'at khutbahnya sebelum sholat Jum'at dua raka'at, maka sholat Ied khutbahnya setelah Sholat Ied dua raka'at. dan kita disunnahkan membaca takbir, tahmid dan tahlil ketika akhir Ramadhan setelah berbuka puasa sampai khutbah Ied berakhir.
Tambahan yang lain, pada raka'at pertama sholat Ied jumlah takbirnya sebanyak Tujuh kali ditambah takbir pertama takbiratul ihram menjadi Delapan kali takbir. dan pada raka'at ke dua, jumlah takbirnya sebanyak Lima kali dan ditambah takbir ketika bangkit dari sujud, jadi jumlah takbirnya menjadi Enam kali takbir.
Saya lampirkan Khutbah yang pernah saya bawa sebagai khatib di Masjid disini dan disini
  • Saling Merayakan
 Diseluruh pelosok Dunia semuanya merayakan hari raya dengan berbagai cara dan tradisi. Di Indonesia sendiri, hari raya Iedul Fitri contohnya, banyak orang-orang yang saling berkunjung kerumah warga, teman, apalagi saudara. dan berbagai hidangan telah disajikan untuk dapat dinikmati bersama.
Masing -masing daerah memiliki ciri khasnya dalam mengolah masakan ataupun pagangan ringan (kue). Jika di Sumatera Utara khususnya, karna saya berdomisili di Kab. Serdang bedagai, maka panganannya juga bermacam. Mulai dari Tebing Tinggi yang terkenal dengan Lemangnya. dari Kec. Perbaungan terkenal dengan Dodol yang khas.
Banyak lagi beragam panganan yang disajikan dihari raya untuk saling merayakan bersama keluarga. Yang lebih khas lagi adalah ketupat. Tidak Afdhol rasanya jika berhari raya tidak menyediakan Ketupat sebagai sajian istimewa di hari raya. Adalagi kue yang sengaja di buat ataupun di beli untuk disediakan sebagai hidangan ketika ada tamu berkunjung kerumah, seperti kue bawang, untir-untir, peyek kacang, kembang goyang, nastar, dan banyak lagi kue yang tak dapat saya sebutkan satu persatu karna keterbatasan untuk memuat semuanya.
  • Mohon maaf lahir dan bathin
 Selain semua rangkaian kegiatan diatas, yang paling ditonjolkan ketika berhari raya Iedul Fitri adalah saling bermaafan sesama insan. Terutama orangtua terdekat, kemudian disusul dengan mengunjungi kerabat terdekat dan terakhir saudara/i jiran tetangga maupun sesama masyarakat. Dengan harapan, setelah bermaaf-maafan Allah Swt. menerima keampunan dan keikhlasan kita untuk saling bermaafan dan menjadikan kita orang yang terlepas dari siksa neraka apabila kita saling memutuskan tali silaturrahmi.
 Mudah mudahan artikel ini bermanfaat untuk kita semua, amin ya Rabbal 'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar